Lis Apriliani 3 months ago
Lis Apriliani #success

Peningkatan Laba Usaha Ayam Kampung Melalui Intensifikasi Pemeliharaan

Ayam kampung biasa dibudidayakan oleh peternak di Indonesia dengan cara diumbar, ayam dibiarkan berkeliaran dan mencari makan sendiri. Namun cara ini dipandang kurang memiliki nilai ekonomis jika tujuan pemeliharaan untuk profit oriented. alias mencari keuntungan berupa finansial.

Permintaan daging ayam kampung yang cukup besar memberikan peluang bisnis yang menggiurkan untuk budidaya ayam kampung. Pemeliharaan ayam kampung diarahkan dengan tujuan menghasilkan daging ayam kampung dengan waktu pemeliharaan yang relatif singkat.

Dewasa ini banyak perusahaan yang mulai memelihara ayam kampung siap potong secara masal dalam jumlah ribuan ekor dalam satu kali periode pemeliharaan. Pola pemeliharaan ayam kampung secara intensif merupakan cara yang bisa mendatangkan keuntungan sebagai sebuah bisnis. 

c6AJ4yzhdQNOKnxVOwx-b9YfRhUBiqVHQyZk7qphZbCrhYtF89qZYh6S0lADwCkoGROzsZnwuLP7lGSWDcKt4NVYIw75wqI5njJwB_392O59b_vvFQMOy_E4Cv5Bko7JeNaDfk3RLVpgRQUrpfeluo4


Dari sisi pengadaan bahan baku atau input untuk kegiatan budidaya, perusahaan penyedia kuri (DOC) ayam kampung juga mulai banyak yang beroperasi, meski tentu saja masih jauh bila dibandingkan dengan penyedia DOC broiler. Untuk peternak yang tidak memiliki sarana penetasan, DOC anak ayam kampung dapat diperoleh dengan membeli di perusahaan penyedia DOC ayam kampung.

Perawatan ayam kampung yang dipelihara secara intensif memiliki perbedaan dengan perawatan ayam kampung cara tradisional. Pemeliharaan secara intensif memerlukan perhatian yang ekstra pada masalah pemberian pakan dan air minum. Pada model pemeliharaan yang diumbar, ayam makan sumber pakan alami yang tersedia di alam/lahan. Hal ini berbeda dengan cara memelihara dengan dikurung, dimana semua pakan yang mengandung nutrisi kebutuhan ayam harus tersedia dalam kandang. Pemberian pakan dan air minum dilakukan secara teratur dan mengikuti jadwal pemberian pakan, supaya ayam tercukupi kebutuhan nutrisinya secara optimal.

Baca juga : Kegiatan Harian Pemeliharaan Ayam Kampung Umur 0 - 2 bulan

Memelihara ayam kampung secara intensif memiliki keunggulan lain, yaitu lebih mudah melakukan kontrol terhadap penyakit. Program pencegahan penyakit, seperti pemberian vaksin dan vitamin dapat dilakukan dengan teratur agar peternakan terhindar dari serangan wabah penyakit yang merugikan usaha peternakan secara keseluruhan.

Kendala yang dihadapi dalam pemeliharaan ayam kampung adalah belum banyak tersedia pakan ayam kampung yang kandungan nutrisinya lengkap, khusus untuk budidaya ayam kampung. Perusahaan pakan ayam belum banyak yang memproduksi pakan ayam kampung karena volume kebutuhannya masih sedikit. Agar pertumbuhan lebih cepat maka dilakukan pemberian pakan ayam kampung dengan pakan yang berkualitas baik yaitu pakan ayam broiler tahap starter. 

Dengan pemeliharaan intensif, rata-rata bobot badan pada umur 60 hari (2 bulan) dapat mencapai sekitar 700 – 900 gram.


0
128

Teknologi Memudahkan Pekerjaan Rumah Tangga

defaultuser.png
Lis Apriliani
6 months ago

Konsep Pembelajaran Berbasis Proyek (Project Based Learning)

defaultuser.png
Lis Apriliani
6 months ago
Pemeliharaan Umur 0 - 2 bulan, Kunci Keberhasilan Usaha Ayam Kampung

Pemeliharaan Umur 0 - 2 bulan, Kunci Keberhasilan Usaha Ayam Kampung

defaultuser.png
Lis Apriliani
3 months ago

Apa yang Seharusnya dilakukan Saat Rasa Iri Datang?

defaultuser.png
Lis Apriliani
6 months ago
Manajemen Pencatatan, Kunci Sukses Usaha Peternakan Ayam

Manajemen Pencatatan, Kunci Sukses Usaha Peternakan Ayam

defaultuser.png
Lis Apriliani
3 months ago