Fresnel – Fisikawan

Fresnel – Fisikawan

Orangtua Augustin Fresnel adalah Jacques fresnel dan Augustine Merimee Jacques.
Fresnel adalah seorang arsitek yang proyek-proyeknya adalah membangun gedung-gedung besar untuk perkantoran. Pada tahun 1785, dia diperkerjakan oleh Victor-Francois de Broglie, seorang bangsawan dan marsekal Perancis di bawah pimpinan Louis XV dan Louis XVI, untuk mengerjakan renovasi besar di chateau nya. Dia bertemu dengan Augustine Merimee, putri dari penjaga rumah Broglie dan mereka menikah. Augustin lahir ketika Jacques Fresnel masih bekerja di proyek rumah Broglie. Setelah pekerjaannya selesai, mereka pindah ke Cherbourg, dan Jacques bekerja di pembangunan pelabuhan. Augustin dididik dalam pendidikan Jansenists. Augistine dan Jacques adalah pengikut Cornelius Otto Jansen (1585-1638)yang memimpin
(more…)

Huygen – Fisikawan

Huygen – Fisikawan

wikipedia/Christiaan_Huygens-painting.jpeg

Huygens lahir pada 14 April 1629 di Hague, Belanda dari keluarga terpandang. Ayahnya, Constantin Huygens adalah sarjana fisika dan seorang diplomat. Ia berharap anaknya menjadi ilmuwan hebat, sehingga meminta Mersenne dan Descartes, dua ilmuwan terkenal masa itu, untuk memberi kursus pada Huygens muda.

Huygens belajar geometri, mekanika dan kemampuan dalam memainkan alat musik di rumah hingga berusia 16 tahun. Gurunya yang amat berpengaruh adalah Descartes yang berhasil memompa minatnya dalam bidang matematika.

Christiaan Huygens belajar hukum dan matematika di Unversitas Leiden antara tahun 1645 hingga 1647. Van Schooten mengajarinya matematika. Lalu, dari tahun 1647 hingga 1649, Huygens belajar hukum dan matematika. Beruntung, ia belajar matematika pada John Pell. Lalu, berkorespondensi dengan Marsene.

Pada tahun 1649, Huygens pergi ke Denmark sebagai diplomat dan berharap melanjutkan ke Stockholm untuk menjumpai Descartes. Sayangnya, cuaca tidak mendukung.

Mengamati Titan

Karya ilmiah Huygens pertama kali diterbitkan tahun 1651 yaitu Cyclometriae yang membahas tentang lingkaran. Lalu, tahun 1654 ia menghasilkan De Circuli Magnitudine Inventa yang membahas berbagai macam hal persoalan ilmiah.

Ia juga menaruh minat pada pembuatan lensa dan teleskop. Tahun 1654, ia menemukan metode baru pembuatan lensa. Setahun kemudian, ia berhasil mengamati satelit Saturnus yaitu Titan. Lensa yang dikembangkannya di kemudian hari dipakai pula untuk mengamati planet, satelit, dan nebula Orion. Pada tahun itu pula ia pergi ke Paris dan menemui Boulliau yang menyarankannya belajar tentang probabilitas pada Pascal dan Fermat.

Ketika kembali ke Belanda, Huygens menghasilkan karyanya mengenai kalkulus probabilitas, yaitu De Ratiociniis in Ludo Aleae. Selanjutnya, ia menemukan cincin Saturnus, namun berbeda dengan teori tentang cincin Saturnus yang diajukan Roberval dan Boulliau. Galileo beberapa tahun sebelumnya menganggap cincin Saturnus sebagai bagian dari Saturnus.
(more…)

Mengapa Benda selalu jatuh ke Bawah?

Mengapa Benda selalu jatuh ke Bawah?

Kamu mungkin pernah bertanya-tanya, mengapa kok setiap benda selalu jatuh ke bawah? Kenapa ga  ke atas atau ke samping kiri kanan? Aneh bukan?

smiley

Sebetulnya tidak terlalu aneh. 

Kamu mungkin pernah mendengar ketika di sekolah dasar atau sekolah menengah tentang gravitasi? Oooo…tentu pernah… Apa itu gravitasi?

Sejarah teori gravitasi

Menjawab mengapa benda jatuh tentu ada hubungannya dengan gravitasi, Lhoo…mengapa karena gravitasi? Seorang ilmuwan abad 17, tentu dong kamu pernah dengar namannya..? Tentu saja..Sir Isacc Newton.

Newton punya cerita menarik yaitu sebuah apel jatuh menimpa kepalanya, cerita itupun yang menjadi asal usul penemuan Hukum Gravitasi. Cerita tersebut nyaris tidak benar. Namun jauh saat sebelum itu, hukum gravitasi telah lama jadi bahan pemikirannya. Walaupun pada saat apel tersebut menimpa kepalanya ia mulai berpikir serta bertanya bahwa apakah gaya yang bekerja pada buah apel ini sama dengan gaya yang bekerja antara bulan serta bumi?

Gravitasi mula- mula pertama kali diperkenalakan pada tahun 1665, oleh Sir Isaac Newton, serta berargumen bahwa “Tiap massa menarik massa titik yang lain dengan gaya segaris dengan garis yang menghubungkan kedua titik. Besar gaya tersebut berbanding lurus dengan perkalian kedua massa tersebut serta berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua massa titik tersebut.

He..he..Pusing kan kalo denger teori formulasi atau rumus-rumus.Ga sah terlalu dihapal, intinya… terdapat gaya yang sebanding dengan massa massa dua benda tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak. Jadiii….kalo massanya besar ya..gayanya besar…dan kalo jaraknya diperbesar..ya..gayanya jadi kecil.

Bingung..Bentar Loading dulu yaa… Lihat gambar berikut..

Okeh ..dah kebayang kan. Ya iya lahh… kalo jaraknya semakin dekat..ya gaya yang terjadi semakin besar. 

Terus, hubungannya apa dengan benda yang selalu jatuh ke bawah? Non dan abang yang cantik dan ganteng…kita kan tinggal di salahsatu planet di tatasurya..ya kan..jadi gravitasi itu disebabkan gaya tarik menarik di antara benda-benda di tata surya itu…ada planet…matahari..asteroid dan benda-benda lainnya di tatasurya.

Okeh .. kesimpulannya ..gravitasi bumi adalah gaya tarik yang arahnya selalu mengarah ke pusat bumi. 

Jadi kalo kita menjatuhkan benda, selalu jatuh ke bawah..alias ke pusat Bumi. Nah ngerti kan? Gravitasi lah penyebab benda jatuhnya ke bawah.

Salam

Modul – Praktik Fisika SMP

Lembar Kerja

Fluida – Hukum Archimedes (F – 1)

I.         Tujuan

Peserta diklat mampu memahami hukum Archimedes, menyelidiki hubungan gaya ke atas dengan berat zat cair yang dipindahkan.

II.         Indikator Penilaian

–          Peserta diklat mampu merangkai alat dan bahan sesuai lembar kerja.

–          Peserta diklat mampu memahami hukum Archimedes.

III.        Teori Dasar

Tentunya Anda pernah memasukkan benda ke dalam air. Ada tiga kemungkinan pada benda tersebut, yaitu terapung, melayang, atau tenggelam. Tahukah Anda mengapa sebuah kapal layar/kapal laut dapat mengapung di atas air? Padahal, kapal tersebut tentunya mempunyai berat yang besar, mengapa tidak tenggelam? Hal itu berhubungan dengan hokum-hukum fisika, untuk mengetahuinya pelajarilah uraian berikut.

Jika sebuah benda dicelupkan sebagian atau seluruhnya ke dalam suatu fluida (cairan atau gas) yang diam, fluida tersebut akan mengerahkan tekanan pada setiap bagian permukaan benda yang bersentuhan dengan benda tersebut. Resultan semua gaya yang bekerja adalah sebuah gaya yang mengarah ke atas, yang dinamakan gaya angkat ke atas atau gaya apung.

Tentunya Anda telah mempelajari tentang pengertian gaya dan tekanan. Gaya secara singkat diartikan sebagai tarikan atau dorongan yang bekerja pada sebuah ‘titik’ benda. Tekanan / stress adalah besarnya gaya yang bekerja pada suatu satuan luas. Secara matematis tekanan dituliskan sebagai berikut.

Download

Lembar Kerja




Usaha dan Energi (M-2)

I.        Tujuan

Memahami pengertian Usaha dan Energi.

II.         Indikator Penilaian

III.         Teori Dasar

Manusia dapat melakukan aktivitas  atau kegiatan sehari-hari karena adanya energi yang diperoleh dari makanan yang berasal dari alam. Di alam terdapat banyak sumber energi, misalnya energi matahari, batubara, air, angin, radioaktif, dan lain-lain. Energi tersebut ada yang terbarui dan ada pula yang tidak dapat diperbarui. Energi yang dapat diperbarui misalnya energi angin, air, matahari. Energi tersebut banyak tersedia di alam. Energi yang tak terbarui adalah sumber energi yang terbatas jumlahnya di lam dan akan habis, misalnya minyak bumi, batubara, gas, dll

Jika Anda mendorong mobil sehingga mobil tersebut berpindah tempat, atau mengangkut sekarung beras sehingga berpindah tempat masuk ke dalam mobil, maka Anda disebut telah melakukan usaha.. Usaha didefinisikan sebagai gaya (F) yang bekerja pada suatu benda yang menyebabkan benda tersebut berpindah kedudukannya. Secara matematis usaha dituliskan.

Download
(more…)

Kompor Tenaga Surya

Kompor Tenaga Surya

Matahari adalah sumber energy terbesar dan utama bagi kehidupan kita, kita dapat memanen energy matahari secara cuma-cuma dan dengan teknologi yang sederhana. Indonesia sebagai negara yang terletak tepat dibawah garis katulistiwa mempunyai periode untuk memanen matahari lebih besar baik secara kuantitas maupun kualitasnya dibanding dengan kawasan yang tidak dilintasi oleh garis katulistiwa,

oleh karena itu penggunaan energy matahari dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif yang paling “dekat” untuk bisa kita manfaatkan sebagai sumber energy untuk memasak sehari-hari disaat harga minyak tanah, gas dan kayu yang terus naik.Ada berbagai macam jenis kompor matahari yang dapat kita gunakan untuk “memanen” energy matahari, diantaranya;

•Box cooker, kebanyakan dari kompor matahari jenis ini digunakan oleh sector rumah tangga di India.
• Parabolic/concentrator cooker, didesain sebagai konsentrator jenis ini dapat menghasilkan temperature panas yang sangat tinggi seperti api, sehingga sangat bahaya dan membutuhkan perhatian yang ekstra dalam penggunaannya. Biasanya digunakan untuk memasak dalam skala besar, dan pengguna kompor jenis ini kebanyakan di negara China.