Yang aneh tentang virus corona?

Yang aneh tentang virus corona?

Hallo … Apa Kabar? Sudah berapa lama kamu ada di rumah? Sekarang bulan Mei, ampir dua bulan nih semenjak pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk tinggal di rumah atau Work From Home (WFH).

Lumayan juga ya…udah agak kesel tinggal di rumah terus..(curhaattt) aslii…boring banget. ini gara-gara suatu virus yang namanya Covid-19. Dah banyak lah d berita-berita apa itu si Covid. Tapiii, Kamu tau ga sihh.. yang aneh tentang virus covid-19 ini.

Terasa Seperti Ada Logam Berat
Dominic Minghella, pasien di Inggris yang positif Corona pada 8 Maret lalu awalnya hanya merasa kelelahan dan sesekali timbul demam. Namun ia seringkali merasa seperti sedang merasakan ‘rasa logam yang mengerikan’ di dalam mulutnya, mulutnya terasa seperti sangat kotor. Rasa logam aneh tersebut cukup mengganggu indera perasanya, meski tak mengganggu indera penciuman. Karena tak memiliki gejala batuk ia pun sempat mengira kalau dirinya tak terinfeksi virus Corona COVID-19. Sampai akhirnya ia pergi ke rumah sakit dan dinyatakan positif Corona.

Kehilangan Kemampuan Mencium Bau

Sementara itu, baru-baru ini American Academy of Otolaryngology-Head and Neck Surgery telah mengidentifikasi ada gejala aneh yang mungkin terjadi pada pasien Covid-19. Dalam sebuah pernyataan di situs web mereka, para peneliti mengungkapkan ada gejala anosmia atau kurangnya indra penciuman, dan dysgeusia atau kurang rasa yang diidentifikasi menjadi tanda-tanda seseorang positif virus corona. Hal yang sama dilakukan di Tiongkok. enelitian juga dilakukan di Wuhan, Tiongkok, dan telah mengamati 214 pasien virus corona.Penelitian tersebut menunjukkan adanya penemuan gejala baru beberapa pasien yang bicara tidak jelas hingga kehilangan kemampuan mencium bau yang dikenal dengan sebutan anosmia atau hyposmia. Seorang pasien Corona membagikan cerita saat ia pertama kali terinfeksi. Ia mengaku merasakan gejala aneh yang selama ini tak diidentifikasi sebagai gejala virus Corona 

Muncul Lesi Keunguan di Sekitar Jari Kaki

Banyak pasien Covid-19 mengaku memiliki lesi keunguan di sekitar jari kaki sebelum gejala virus corona pada umumnya muncul.(General Council of Official Colleges of Podiatrists in Spain/IFL Science)

Banyak orang yang terinfeksi Covid-19 melaporkan munculnya lesi dermatologis kecil di kaki mereka. Tanda-tanda seperti campak itu kebanyakan dialami oleh anak-anak dan remaja. Dilaporkan, lesi di kaki muncul sebelum gejala virus corona lain muncul. Hal ini mungkin bisa menjadi tanda awal timbulnya penyakit Covid-19. Untuk diketahui, lesi kulit adalah jaringan kulit yang tumbuh abnormal, baik di permukaan maupun di bawah permukaan kulit. Baca juga: Apakah Batuk Anda Gejala Covid-19? Simak Ciri-cirinya “Temuan aneh ini telah dilaporkan dalam banyak kasus di beberapa negara, termasuk Italia, Perancis, dan Spanyol,” menurut penyataan yang dikeluarkan oleh Dewan Umum Perguruan Tinggi Podiatris (dokter spesialis masalah kaki) di Spanyol. Dilansir IFL Science, Jumat (17/4/2020), lesi berwarna keunguan mirip cacar air atau chilblains (peradangan di pembuluh darah kecil yang ada di sekitar jempol kaki) itu muncul di sekitar jari kaki dan sering sembuh tanpa meninggalkan bekas di kulit. Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Gejala Baru Virus Corona, Muncul Lesi Keunguan di Sekitar Jari Kaki”, https://www.kompas.com/sains/read/2020/04/21/090100823/gejala-baru-virus-corona-muncul-lesi-keunguan-di-sekitar-jari-kaki.

Virus Berada dalam Sperma

Studi terbaru mendeteksi virus corona terdapat di dalam air mani atau sperma pria yang terinfeksi Covid-19. Walaupun masih belum diketahui dapat menular melalui hubungan seksual, dokter menyarankan untuk tidak berhubungan seks sementara waktu atau menggunakan kondom sebagai bentuk pencegahan. Anthony menjelaskan penelitian terbaru di China membuktikan bahwa terdapat virus corona pada sperma pasien Covid-19 dan orang yang sudah dinyatakan sembuh. “Jadi, kesimpulannya memang sperma ditemukan pada orang yang sudah terinfeksi dan sudah sembuh. Tapi, pertanyaan lanjutan seperti apakah menularkan secara seksual, itu belum terjawab,” ucap Anthony.

Nahitu soobb… beberapa gejala aneh akibat virus corona atau covid 19 terbaru…

Rating: 1 out of 5.
Siapa saja Ilmuwan yang Autis?

Siapa saja Ilmuwan yang Autis?

Haii…Kamu tentnya pernah denger yang namanya autis…atau pernah denger..anak itu autis lho.. Autis atau autisme itu apa sih? 

Sering kita dengar bahwa anak autis bukanlah seseorang yang pintar atau tidak memiliki bakat. Hal itu disebabkan karena kondisi mereka yang cenderung sulit bersosialisasi atau berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya. Kenyataannya, banyak anak dengan autisme yang punya IQ normal bahkan tinggi, dan bisa berprestasi di bidang yang mereka minati. Dahulu kala autisme memang dikategorikan sebagai masalah kesehatan mental atau dalam kasus yang lebih ringan dianggap sebagai masalah ketidakmampuan belajar. Tapi beberapa penelitian lebih lanjut menyatakan bahwa autisme bukanlah masalah kesehatan mental, melainkan gangguan perkembangan pada anak

Kita ga akan membahas penyakit atau ganggauan yang disebut autiisme itu. Ternyata gangguan perkembangan pada saat anak-anak ga mempenngaruhi pada saat dewasa, contohnya..para ilmuwan legend kita yang dulunya pernah autis.. Siapa aja kah mereka?


1. Albert Einstein, Ilmuwan dan Matematikawan 

Albert Einstein merupakan ilmuwan dan ahli matematika yang sangat terkenal dalam sejarah. Beberapa ahli menyimpulkan, pria yang diperkirakan memiliki IQ diatas 160 ini memiliki sejumlah karakteristik yang mirip dengan gejala autisme. Misalnya saja, ia mengalami kesulitan bersosialisasi hingga dewasa.  

Bahkan ketika Einstein masih anak-anak, ia mengalami sejumlah keterlambatan perkembangan dan dicap sebagai anak bodoh. Misalnya, keterlambatan bicara, memiliki kebiasaan mengulang kalimat untuk dirinya sendiri, dan ia sangat teknis. Karakter-karakter inilah yang diyakini para ahli merupakan gejala autisme pada Einstein.

  
2. Barbara McClintock, Ilmuwan Kromosom 

Barbara adalah seorang ilmuwan yang terkenal membuat sebuah terobosan besar dalam studi kromosom dan bagaimana mereka berubah selama proses reproduksi. Ia memiliki beberapa gejala autisme, seperti mampu fokus dalam jangka waktu yang lama, selalu memperhatikan sesuatu dengan sangat detail. Selain itu, karena sifatnya yang sangat penyendiri dan berusaha keras untuk tidak menarik perhatian banyak orang, ia hampir saja tidak menerima Hadiah Nobel Fisiologi atau Kedokteran pada tahun 1983.  


3. Bill Gates, Pendiri Microsoft 
Siapa sangka, Bill Gates, seorang pendiri Microsoft, memiliki sindrom asperger, yakni sub kelompok dalam spektrum autisme di mana anak menunjukkan suatu keterlambatan keterampilan motorik yang signifikan, khususnya keterlambatan bicara. Beberapa ahli melihat, salah satu orang terkaya di dunia ini memiliki gerakan yang khas ketika sedang berkonsentrasi, pola bicara yang pendek, monoton, dan kebiasaan menghindari kontak mata dengan orang lain. Ya Moms, itu semua adalah karakter umum dari mereka yang ada dalam spektrum autisme, dan bukti bahwa Bill Gates tampaknya termasuk dalam kategoti autistik yang cukup persuasif.   

4. Charles Darwin, Ahli Geologi dan Biologi 

Profesor psikologi dari Trinity College Dublin di Irlandia bernama Michael Fitzgerald meyakini bahwa Charles Darwin, penemu teori evolusi manusia ini juga memiliki sindrom Asperger. Ia menganggap kondisi itu membuat Darwin mengalami hyperfocus, yakni kapasitas ekstra untuk ketekunan dan kemampuan besar untuk melihat detail yang tidak terjawab oleh orang lain. Ia pun mempunyai energi yang besar untuk tugas yang sederhana dan mempunyai pemikiran yang luas untuk penelitian-penelitiannya.  
Selama hidup, Darwin cenderung menghindari bersosialisasi dengan orang lain. Sejak anak-anak, ia bahkan sudah menunjukkan karakter tersebut, seperti lebih suka mengumpulkan serangga dan kerang, mencatat pengamatan secara rinci tentang benda yang biasa-biasa saja tapi menurutnya luar biasa, dan masih banyak lagi. Seperti banyak orang yang mengidap spektrum ini, ia mencari cara lain untuk berkomunikasi, yaitu dengan menulis surat. 

5. Henry Cavendish, Ilmuwan Kimia, Fisika, dan Filsuf 

Henry mungkin adalah salah satu ilmuwan terpenting dalam sejarah. Ia adalah seorang filsuf, ahli kimia, dan ahli fisika yang menemukan hidrogen. Semasa hidupnya ia dikenal sangat tertutup dengan orang lain dan selalu menghindari pertemuan dengan banyak orang. Bahkan dalam kesehariannya, dia hanya berkomunikasi lewat surat dengan para pelayannya. Misalnya saja, dalam memesan makanan, sampai meminta menambahkan tangga pribadi di bagian rumahnya pun lewat secarik catatan yang selalu ditinggalkan di atas meja.  
Tak  hanya itu, Cavendish juga menghindari kontak mata dengan orang lain dan digambarkan oleh seorang kontemporer sebagai ‘manusia yang paling dingin dan acuh tak acuh’. Tapi di sisi lain, dia merupakan orang yang cerdas. 


6. Isaac Newton, Ilmuwan Penemu


Profesor psikologi di Universitas Cambridge, Inggris, Simon Baron-Cohen meyakini bahwa Isaac Newton, penemu gaya gravitasi ini adalah seorang yang memiliki gangguan spektrum Asperger. Itu karena, ahli fisika ini sangat jarang berbicara dan tidak bergaul baik dengan temannya.  Salah satu sikap yang menunjukkan sindromnya adalah ia tetap akan memberikan kuliah di ruang kosong walaupun tidak ada orang yang mendengarnya. Simon juga meyakini, bahwa Newton juga menderita depresi dan paranoia. Kondisi ini diperparah saat ia mengalami gangguan saraf pada usia 50 tahun.  


7. Nicola Tesla, Penemu 

Nicola Tesla adalah seorang penemu yang menemukan gelombang radio dan dinamo motor. Tapi, di balik kejeniusannya itu, Tesla berjuang dengan kondisi sindrom Asperger yang dialaminya. Sejak kecil, ia memiliki rentang perhatian yang panjang dan sering mengerjakan sebuah temuan tunggal selama berjam-jam tanpa rasa bosan.  
Selain itu, menurut jurnal yang ditulis olehnya, ia diketahui menderita sejumlah besar fobia, sangat sensitif terhadap cahaya dan suara, suka mengisolasi dirinya sendiri, dan terobsesi dengan nomor 3. Tesla yang sensitif terhadap suara ini nyatanya membuat sebuah mesin dinamo yang tentu saja suaranya bising. Tapi berkat kemampuannya untuk memvisualisasikan mesin yang rumit, ia hanya mengujinya dengan menggunakan pikiran saja.   

Itulah 7 ilmuwan hebat yang dulunya pernah autis..ga nyangka kan?

Sebetulnya ada juga seniman hebat yang dulunya pernah autis misalnya komposer hebat Wolfgang Amadeus dan pematung, pelukis, arsitek, dan penyair yang terkenal, Mozart Michaelangelo. 

Salam, Penasaran Kan?

Yang Aneh tentang Isacc Newton?

Yang Aneh tentang Isacc Newton?

Siapa yang ga kenal dengan nama Newton, sang ilmuwan legendaris, penemu Hukum Mekanika dan sederet ilmu-ilmu lainnya. Pernahkan kamu mendengarnya? Pastinya. 

Selain terkenal dengan Philosophae Naturalis Principia Mathematica, sebuah buku yang menjelaskan tentang gravitasi dan hukum gerak, terdapat fakta yang Aneh tentang ilmuwan kita ini. Apa sajakah? 

1. Demi penelitian, Newton pernah nusuk matanya dengan jarum

Pada masa itu, tidak banyak yang tahu tentang hukum cahaya. Bahkan, orang-orang di masa itu tidak yakin apakah mata menciptakan atau menerima cahaya. Kurangnya referensi penelitian tentang optik, Newton akan bereksperimen dengan matanya sendiri karena menganggap mata nggak mampu membuat dan mengumpulkan cahaya. Demi ilmu pengetahuan, ia memerikasa matanya sendiri dengan jarum tumpul yang dikenal sebagai bodkin. “Saya mengambil bodkin dan meletakkannya di antara mata dan tulang tengkorak di dalam rongga mata sejauh mungkin saya bisa. Dan saya menekan mata saya dengan ujungnya untuk membuat lengkungan di mata saya yang memunculkan lingkarang-lingkaran hitam, putih dan warna lainnya.” Aneh Bukan, segitunya demi ilmu pengetahuan mengorbankan mata sendiri.

2. Newton menderita gangguan saraf

Ternyata, orang pinter pun, mungkin saja terganggu sarafnya karena kebnyakan berfikir..he..he..Profesor psikologi di Universitas Cambridge, Inggris, Simon Baron-Cohen meyakini bahwa Isaac Newton, penemu gaya gravitasi ini adalah seorang yang memiliki gangguan spektrum Asperger. Itu karena, ahli fisika ini sangat jarang berbicara dan tidak bergaul baik dengan temannya. Salah satu sikap yang menunjukkan sindromnya adalah ia tetap akan memberikan kuliah di ruang kosong walaupun tidak ada orang yang mendengarnya. Simon juga meyakini, bahwa Newton juga menderita depresi dan paranoia. Kondisi ini diperparah saat ia mengalami gangguan saraf pada usia 50 tahun. 

Pada tahun 1678, ia berselisih dalam penelitiannya dalam teori optik, ia diyakini memiliki gangguan saraf. Sedangkan tahun 1693, setelah masuk masa pensiun, Newton memiliki gangguan yang diduga akibat keracunan zat kimia serta depresi psikologi kronis.

3. Newton lahir prematur

Kamu nyangka ga, ternyata seorang ahli matematika dan astronomi berpengaruh di dunia, ternyata dulunya lahir prematur dengan berat hanya 1,5 kg. Datang dari keluarga petani, Newton juga terlahir secara prematur tiga bulan sebelum waktunya. Ketika lahir, badannya sangat kecil sehingga muat di dalam cangkir quart. Aneh gitu? Perasaan biasa-biasa aja sih…orang lahir permatur… tapi klo beratnya 1,5 kg….ya kecil banget ya… Tapi otaknya encer yaa..

4. Newton pernah kerja sebagai pelayan

Sewaktu kuliah di Universitas Cambridge, Ia juga bekerja sebagai pelayan. Istilah ini disebut “sizar”, yang dapat diartikan sebagai mahasiswa penerima bantuan beasiswa namun harus membayar ganti rugi dengan kerja sebagai pelayan. Pada kasus ini, Newton harus membereskan kamar mahasiswa lain. Aneh ga? Ga anehkan… gue juga pernah jadi pelayan waktu jadi mahasiswa… ga aneh ya…tapi faktanya sang legend hidupnya susah juga ya…

5. Newton adalah orang yang kesepian

Banyak spekulasi mengatakan Newton memiliki gangguan bipolar atau autisme. Entah benar atau tidak, yang jelas semasa hidupnya ia sangat kesepian. Hal ini terlihat dari kisah masa kecilnya dan masa tuanya

Sewaktu kecil, ia ditinggal oleh ibunya yang menikah lagi dan dirawat oleh kakek dan neneknya. Pengalaman itu membuat ia jadi orang yang menyendiri. Bahkan ia membuat daftar dosa, salah satunya adalah mengamcam ibu dan ayah tirinya. Ketika dewasa, ia ternggelam dalam pekerjaannya sampai akhir hayat. Newton terkenal akan temperamennya yang buruk. Dia juga terlibat konflik dengan beberapa orang.

6. Newton pernah bekerja sebagai pembuat mata uang di Inggris

Newton pernah bekerja di Royal Mint sebagai penanggung jawab produksi mata uang Inggris pada tahun 1696. Tiga tahun bekerja disana, ia naik pangkat dan terus bertahan sampai tahun 1727.

Selama menjabat, Newton mengawasi sirkulasi pergantian mata uang lama dengan yang baru dan lebih andal. Ia juga fokus pada penyelidikan pemalsuan uang, dan secara pribadi melacak para pencajat sampai ketemu. Para pemalsu yang tertangkap ini akhirnya digantung mati.

7. Tidak menikah

Newton meninggal pada 31 Maret 1727 di London, Inggris. Hingga akhir hayatnya, Newton tidak menikah. Bahkan Newton juga dipercaya tidak pernah berhubungan seksual sepanjang hidupnya. 

Ngeness banget ni sang legend… ilmunya emang mendongkrak atau bisa dikatakan pengusung revolusi industri pada saat itu …yang mengubah segalanya… tapi beberapa fakta aneh (ga aneh juga kale) diatas menunjukkan bahwa hidupnya sang legend..ngenes juga… 

Salam

Mengapa Benda selalu jatuh ke Bawah?

Mengapa Benda selalu jatuh ke Bawah?

Kamu mungkin pernah bertanya-tanya, mengapa kok setiap benda selalu jatuh ke bawah? Kenapa ga  ke atas atau ke samping kiri kanan? Aneh bukan?

smiley

Sebetulnya tidak terlalu aneh. 

Kamu mungkin pernah mendengar ketika di sekolah dasar atau sekolah menengah tentang gravitasi? Oooo…tentu pernah… Apa itu gravitasi?

Sejarah teori gravitasi

Menjawab mengapa benda jatuh tentu ada hubungannya dengan gravitasi, Lhoo…mengapa karena gravitasi? Seorang ilmuwan abad 17, tentu dong kamu pernah dengar namannya..? Tentu saja..Sir Isacc Newton.

Newton punya cerita menarik yaitu sebuah apel jatuh menimpa kepalanya, cerita itupun yang menjadi asal usul penemuan Hukum Gravitasi. Cerita tersebut nyaris tidak benar. Namun jauh saat sebelum itu, hukum gravitasi telah lama jadi bahan pemikirannya. Walaupun pada saat apel tersebut menimpa kepalanya ia mulai berpikir serta bertanya bahwa apakah gaya yang bekerja pada buah apel ini sama dengan gaya yang bekerja antara bulan serta bumi?

Gravitasi mula- mula pertama kali diperkenalakan pada tahun 1665, oleh Sir Isaac Newton, serta berargumen bahwa “Tiap massa menarik massa titik yang lain dengan gaya segaris dengan garis yang menghubungkan kedua titik. Besar gaya tersebut berbanding lurus dengan perkalian kedua massa tersebut serta berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua massa titik tersebut.

He..he..Pusing kan kalo denger teori formulasi atau rumus-rumus.Ga sah terlalu dihapal, intinya… terdapat gaya yang sebanding dengan massa massa dua benda tersebut dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak. Jadiii….kalo massanya besar ya..gayanya besar…dan kalo jaraknya diperbesar..ya..gayanya jadi kecil.

Bingung..Bentar Loading dulu yaa… Lihat gambar berikut..

Okeh ..dah kebayang kan. Ya iya lahh… kalo jaraknya semakin dekat..ya gaya yang terjadi semakin besar. 

Terus, hubungannya apa dengan benda yang selalu jatuh ke bawah? Non dan abang yang cantik dan ganteng…kita kan tinggal di salahsatu planet di tatasurya..ya kan..jadi gravitasi itu disebabkan gaya tarik menarik di antara benda-benda di tata surya itu…ada planet…matahari..asteroid dan benda-benda lainnya di tatasurya.

Okeh .. kesimpulannya ..gravitasi bumi adalah gaya tarik yang arahnya selalu mengarah ke pusat bumi. 

Jadi kalo kita menjatuhkan benda, selalu jatuh ke bawah..alias ke pusat Bumi. Nah ngerti kan? Gravitasi lah penyebab benda jatuhnya ke bawah.

Salam